SEBUAH CATATAN PENTING ditorehkan Philipp Lahm saat FC Bayern München menggasak Hamburger SV 6-0, Sabtu (12/3). Itu adalah laga ke-100 secara berturut-turut sebagai
starter. Bagi seorang
outfield player, itu jelas catatan yang tak biasa.
Sejak laga
leg II perempat final Liga Champions 2008-09 menghadapi Barcelona pada 14 April 2009, Lahm tak pernah absen membela Bayern dalam setiap partai resmi. Hebatnya, dia hampir selalu bermain full 90 menit. Tercatat hanya saat Bayern menghadapi Rot-Weiß Oberhausen pada September 2009 dia digantikan pemain lain. Itu pun terjadi saat laga mendekati akhir.
Lahm jelas bangga dan bersyukur atas pencapaian unik tersebut. "Untuk mencapai hal itu, seseorang wajib menjadi pemain inti, dinaungi nasib baik dengan terjauh dari cedera, dan harus fair saat bermain," ungkap dia seperti dikutip
Münchner Abendzeitung. "Tentu saja pada perjalanannya, aku sempat merasa lelah dan jenuh."
Lahm memang cukup beruntung karena selalu terhindar dari cedera. Padahal, sebelumnya dia sempat didera beberapa cedera parah. Sebut saja patah tulang metatarsal dan ligamen lutut pada 2005.
Lalu, apa yang menjadi resep rahasia bek sayap berpostur mungil yang oleh
Münchner Abendzeitung disamakan dengan
VW Beetle tersebut? Ada dua hal. Pertama, istirahat yang cukup. Kedua, relaksasi. Lahm selalu memandang penting kedua hal tersebut. Itu sebabnya, dia memperbanyak jam tidur dan selalu melakukan relaksasi dengan yoga.
(Sepp Ginz)