TERSINGGUNG dan marah besar. Begitulah Uli Hoeneß, Presiden FC Bayern München, menyikapi kampanye aksi anti-Neuer yang ditunjukkan sebagian fans saat Bayern menjamu FC Schalke 04, Rabu (2/3) lalu. Dia menilai ulah tersebut mencoreng reputasi dan citra klub.
Hoeneß mengungkapkan hal itu secara gamblang dalam wawancara dengan TZ München. "Aksi itu sungguh tak berdasar. Manuel Neuer tak pernah melakukan sesuatu yang buruk kepada kami. Itu sebabnya saya secara khusus meminta maaf kepada dia," ungkap dia.
Lebih lanjut, Hoeneß mengaku dirinya sangat terkejut. "Selama bertahun-tahun, ini adalah kali pertama saya melihat seorang tamu diperlakukan dengan sangat buruk. Ini bukan Bayern München, bukan Bayern München saya!" Kecam dia. "Bayern adalah klub besar yang selalu memperlakukan setiap tamu dengan sangat baik. Insiden itu sungguh menyakiti hati saya."
Aksi anti-Neuer yang ditunjukkan para fans di tribun selatan itu juga, menurut pria yang sebelumnya pernah menjadi pemain dan manajer Bayern tersebut, tak akan mengubah sikap klub yang mempertimbangkan pembelian Neuer. Hoeneß menegaskan, pihaknya menilai seorang pemain hanya dari performa di lapangan. Ketertarikan terhadap Neuer sendiri dikarenakan potensinya untuk menjadi kiper terbaik di dunia.
Untungnya, Neuer ternyata tak terlalu mempermasalahkan aksi penolakan itu. Dia sudah terbiasa menghadapi perlakuan tak baik dari suporter lawan dan menilai insiden di Allianz Arena itu belum seberapa jka dibandingkan dengan perlakuan yang didapatkannya setiap kali melawat ke kandang Borussia Dortmund, rival abadi Schalke.
Belakangan, aksi menentang pembelian Neuer memang merebak. Para fans fanatik Bayern lebih suka jika manajemen memberikan posisi kiper utama kepada Thomas Kraft. Di beberapa poling online, mereka terang-terangan mendukung Kraft ketimbang Neuer meski kelas keduanya pada saat ini terpaut cukup jauh. (Sepp Ginz)
Jumat, 04 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar