Jumat, 05 Desember 2008

Bebas Apa Nggak Sih?

Katanya sudah bebas, tapi kenapa masih terbelenggu?
Kan bebasnya sudah... Kini giliran terbelenggu, toh?

Katanya sudah berbeda, tapi kok sama saja ya?
Kan berbedanya sudah... Pastinya sekarang sama toh?

Ngawur sampeyan! Kemarin dulu itu kita sepakat buka belenggu dan jadi berbeda. Kok nyatanya begini? Nggak bener ini!
Siapa yang ngawur toh? Itu kan kemarin... Ketika suara hati kita masih sama... Kini, semua terserah aku selaku pemegang mandat... Wis, aja neko-neko sampeyan. Manut wae karo aku... Sing penting perahu kita selamat toh?

(Lagi-lagi heran melihat ada yang bicara A tapi berbuat B)

0 comments: