
TAK HENTI diberi komentar miring membuat Franck Ribéry gerah. Winger asal Prancis itu terang-terangan mengeluhkan perlakuan pelatih Louis van Gaal yang dianggap tak menunjang proses pemulihan dirinya.
Ribéry mengaku terpukul oleh kritik terbuka yang dilontarkan Der Tulpen General seusai laga persahabatan versus SpVgg Unterhaching, 17 November silam. Dalam laga itu, Ribéry dinilai tidak serius. Padahal, manajemen khusus mengadakan laga tersebut untuk dia dan Breno.
“Aku sangat kecewa melihat apa yang tertulis di media massa. Aku kira akan lebih baik jika dia berkata secara langsung kepadaku,” ungkap Ribéry seperti dikutip Münchner Abendzeitung.
Dalam pandangan eks penggawa Olympique Marseille itu, komentar miring Van Gaal adalah penghambat bagi proses recovery dirinya. “Aku berjuang sebaik mungkin untuk kembali fit. Tapi, jika pelatih selalu berkata negatif, situasinya jadi sulit. Dia selalu membuatku kembali terpukul,” terang dia.
Lebih jauh, Ribéry mengeluhkan minimnya kesempatan bermain yang diberikan Van Gaal. Menurut dia, waktu 25-30 menit yang selama ini diberikan tidaklah cukup untuk membuat dia mengubah situasi di lapangan. “Aku harus bermain 90 menit untuk mencapai performa terbaik,” jelas dia.
Demi mendapatkan penjelasan, Ribéry mengaku akan segera berbicara langsung dengan Van Gaal. “Bagaimanapun, aku butuh kepercayaan dari pelatih. Tanpa itu, mustahil aku bisa bermain bagus di lapangan,” pungkas dia. (Sepp Ginz)
Foto: Rheinische Post

0 comments:
Posting Komentar