Minggu, 28 November 2010

Van Buyten di Titik Nadir


"VAN BUYTEN RAUS!" Teriakan itu menjadi salah satu warna saat FC Bayern München menang 4-1 atas Eintracht Frankfurt. Teriakan meminta Van Buyten ditarik keluar itu berasal dari sebagian fans yang merasa kesal atas performa buruk bek asal Belgia itu.

Pada laga itu, Van Buyten memang tampil sangat buruk. Sejak menit awal, dia kerap melakukan kesalahan. Itu sangat kontras dengan Breno yang tampil penuh percaya diri. Dari lima duel yang dilakoni sepanjang babak pertama, Van Buyten hanya sekali menang. Hal yang membuat para fans kesal, dia tiga kali kalah dalam duel udara dari Theofanis Gekas dan Halil Altintop yang berpostur lebih pendek.

Statistik itu rupanya tak lepas dari pengamatan Louis van Gaal. Itu sebabnya, dia mengganti Van Buyten dengan Martin Demichelis saat babak kedua dimulai. Sial bagi Van Buyten, Demichelis mampu membentuk benteng yang solid bersama Breno. Tak heran bila banyak yang memperkirakan dia akan kehilangan tempat di tim utama.

Untungnya, Van Buyten tetap mendapat dukungan dari dalam tim. "Saya berharap dia akan segera kembali ke performa terbaiknya," ucap Van Gaal. Sementara itu, Direktur Olahraga Christian Nerlinger berkata, "Setiap orang pasti mengalami penurunan performa."

Ini bukan kali pertama Van Buyten mendapat sorotan tajam. Sebelumnya, pada awal musim, dia juga menunjukkan performa buruk. Kala itu, dia seperti tak bisa berkonsentrasi di lapangan. Nah, mengingat saat itu dia baru mendapatkan seorang anak, Van Gaal sempat berseloroh, mungkin Van Buyten terlalu sering begadang.

Penurunan performa Van Buyten jelas memperkuat tuntutan agar Bayern membeli bek anyar pada bursa transfer musim dingin. Terakhir, mencuat nama Alvaro Dominguez dari Atletico Madrid. Namun, hingga saat ini, manajemen Bayern masih bungkam. (Sepp Ginz)

Foto: TZ München

0 comments: