SEKELUMIT CERITA tersisa dari laga perdelapanfinal DFB Pokal antara VfB Stuttgart dan FC Bayern München, Rabu (22/12). Bastian Schweinsteiger dipuji setinggi langit oleh pelatih Bruno Labbadia. Gelandang Bayern itu disebut sebagai pemain besar. Apa pasal?
Itu tiada lain karena sikap sportif yang ditunjukkan Basti di lapangan. Saat melihat Khalid Boulahrouz diberi kartu kuning kedua oleh wasit Florian Meyer, Basti sempat memberikan pembelaan. Dalam posisi terjatuh, dia memberikan isyarat tangan yang menunjukkan ketidaksetujuan terhadap putusan wasit. Lalu, dia pun sempat berargumentasi dengan Meyer. Seusai laga, Basti menjelaskan pendapatnya soal insiden tersebut.
"Itu memang pelanggaran, tapi sama sekali tak pantas diganjar kartu kuning," ujar Basti kepada Sky seusai laga. "Aku ikut prihatin dan bersimpati kepada Khalid. Aku tahu persis dia telah diperingatkan sebelumnya."
Sikap itu mendapat apresiasi tinggi dari Labbadia. Eks striker yang pernah merumput di Bayern itu berkata, "Schweinsteiger bukan hanya pemain yang bagus, dia adalah pemain yang sangat hebat. Dia seorang pemain besar mengingat upayanya membela Khalid."
Boulahrouz sendiri mengaku terkejut atas sikap Basti yang membelanya dari hukuman Meyer. Menurut pemain senior asal Belanda tersebut, itu adalah pengalaman pertama sepanjang kariernya di sepak bola profesional. "Sayang wasit tak cukup berani untuk mengubah putusannya," ucap dia.
Sebelumnya, sikap Basti juga diulas TZ München. Harian yang berbasis di München itu antara lain menyebut, "Basti bukan hanya telah menunjukkan kedewasaannya, melainkan juga telah memperlihatkan dirinya sebagai atlet yang berjiwa besar." (Sepp Ginz)
Sabtu, 25 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar