Senin, 20 Desember 2010

Bremen Terpuruk Karena Özil

DALAM BEBERAPA MUSIM TERAKHIR, SV Werder Bremen adalah kekuatan besar di Bundesliga 1. Klub ini menjadi langganan di papan atas dan pernah pula merengkuh gelar juara. Namun, musim ini, hal itu tak terlihat. Bremen oleng. Kekuatannya seolah menguap. Hingga paro musim, Die Werderaner terpaku di posisi ke-14 dengan hanya mengoleksi 19 poin dari 17 laga. Dalam beberapa laga, Torsten Frings cs juga menjadi bulan-bulanan lawan.

Direktur Olahraga Klaus Allofs mengakui keterpurukan tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya, secara mengejutkan, dia menunjuk kepergian Mesut Özil. "Kami kehilangan Özil. Kami tak mampu mengompensasi kepergian dia, tak seperti pada masa lalu. Misalnya, kami mampu mengganti (Johan) Micoud dengan Diego. Lalu, Diego digantikan oleh Özil," terang dia.

Selain kepergian Özil, Allofs juga menunjuk badai cedera pemain sebagai faktor lain keterpurukan Bremen. "Kami kehilangan pemain-pemain kunci macam Claudio Pizarro dan Naldo. Lalu, Tim Borowski, Sebastian Boenisch, Wesley, Per Mertesacker, Mickael Silvestre, Clemens Fritz, dan Marko Arnautovic juga pernah atau bahkan masih cedera," jelas dia lagi.

Kehilangan para pemain kunci itu, menurut Allofs, diperparah oleh kualitas para pemain baru yang tak terlalu bagus. Misalnya Arnautovic yang dinilai masih terlalu mentah. (Sepp Ginz)

0 comments: