
SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA. Ungkapan itu sangat tepat ditujukan kepada para penggawa 1.FC Köln saat melawat ke kandang Bayer 04 Leverkusen, BayArena. Selain takluk 2-3, mereka juga harus kehilangan beberapa barang berharga yang disimpan di ruang ganti pemain.
Seusai laga, kiper Faryd Mondragon dengan tergesa-gesa berlari keluar dari ruang ganti dengan hanya menggunakan sehelai handuk. “Gila, benar-benar gila apa yang terjadi di sini. Kami baru saja disatroni pencuri. Tas-tas, dompet-dompet, juga ponsel-ponsel lenyap!” teriak dia seperti dikutip Kölner Express.
Hal itu dibenarkan oleh bek Miso Brečko. “Tasku yang seharga 500 euro dicuri, kini aku pulang dengan kantung plastik,” keluh pemain asal Slovenia itu.
Toh, tak semua pemain menderita kerugian. Beberapa yang disiplin menyimpan barang-barang berharganya di locker yang terkunci tak sampai kehilangan. Salah satunya Lukas Podolski. “Sangat sulit mencuri barangku. Aku mengunci rapat sekeliling tasku,” ungkap dia.
Selain poldi, pelatih Frank Schaefer dan asisten pelatih Dirk Lottner juga tak kehilangan barang-barangnya. Meski begitu, Lottner yang lama berkiprah di Bundesliga 1 sungguh terkejut. “Selama 25 berkiprah di sepak bola profesional, saya tak pernah mengalami hal seperti ini,” ujar dia. Sementara itu, fisioterapis Köln, Dieter Trzolek, merasa heran karena si pencuri seharusnya tahu tak akan mendapatkan banyak uang dari para penggawa Die Geißbocke.
Tak pelak, kejadian itu membuat kubu Leverkusen malu. Chairman Wolfgang Holzhauser sampai meminta maaf secara khusus sambil berjanji akan segera menyelidiki kasus tersebut. (Sepp Ginz)
Foto: Bild

0 comments:
Posting Komentar