
PERFORMA apik selama menjalani latihan membuat Marko Arnautovic dipuji pelatih Werder Bremen, Thomas Schaaf. Menurut pelatih berumur 49 tahun itu, Arnautovic punya kemampuan spesial. Dia pun tak ragu memprediksi striker Austria itu bakal menjadi pembelian sukses seperti halnya Johan Micoud, Diego, dan Claudio Pizarro.
“Marko punya kecepatan yang sangat baik dan benar-benar terlatih. Dia sangat tangguh dalam duel,” puji Schaaf. “Meski cenderung individualistis, dia ternyata mampu juga berkolaborasi apik dengan rekan-rekannya.”
Bukan hanya Schaaf yang memuji striker yang selama semusim tersia-sia di Inter Milan itu. Pizarro pun melihat hal yang sama. “Dia punya karakter yang sangat spesial!” seru striker Peru itu.
Bagi Arnautovic pribadi, keyakinan Schaaf tentu menjadi modal untuk mengubur kenangan buruk saat di Inter. Pasalnya, dia tak pernah mengerti sebab utama dirinya disingkirkan pelatih Jose Mourinho.
“Aku tak punya persoalan dengan Mourinho. Tapi, aku juga tak pernah mengerti mengapa aku tak pernah bermain meski cederaku sudah pulih. Aku telah berjuang keras dan memperlihatkan kemampuanku,” beber Arnautovic. “Banyak orang, termasuk presiden klub, ingin menlihatku bermain, tapi Mourinho selalu punya alasan.”
Meski begitu, eks striker FC Twente Enschede itu tak menaruh dendam. “Dialah yang menyarankanku memilih Bremen. Dia bilang klub ini sangat baik. Pihak yang membuatku kecewa adalah para jurnalis di Milan yang telah mencitrakan diriku sebagai figur yang buruk. Mereka tak pernah melihat aku secara utuh,” pungkas dia. (Sepp Ginz)
Foto: Weser Kurier

0 comments:
Posting Komentar