
SINAR Lukas Podolski memang redup pada musim lalu. Sepanjang musim, dia hanya mencetak dua gol dalam 27 laga yang dilakoninya bersama FC Köln. Namun, nama pemain berdarah Polandia itu tetap harum dan disanjung tinggi. Di kampung halamannya, Bergheim, namanya justru bakal diabadikan.
Jika tak ada aral-melintang, nama pemain muda terbaik Piala Dunia 2006 itu akan dibadikan menjadi nama stadion di Bergheim. Seperti dilansir oleh beberapa media massa Köln, hal itu dilakukan sebagai apresiasi terhadap kepedulian Prinz Poldi yang ikut andil dalam pembangunan stadion di kota itu.
Kabarnya, Poldi menyumbang 160 ribu euro untuk pembelian rumput artifisial yang akan digunakan di stadion tersebut. Bantuan tersebut sangat meringankan pemerintah kota yang sebelumnya harus menanggung beban 400 ribu euro hanya untuk pembelian rumput artifisial.
Nah, sebagai ucapan terima kasih, pemerintah Kota Bergheim setuju menamai stadion itu Lukas-Podolski-Stadion. Stadion itu sendiri rencananya akan rampung pada September mendatang. Itu artinya, Poldi akan sejajar dengan kepten Jerman Barat saat menjuarai Piala Dunia 1954, Fritz Walter, yang juga diabadikan sebagai nama stadion 1.FC Kaiserslautern.
Kepedulian Poldi sendiri sangat berdasar. Sebelum melejit sebagai bintang muda bersama FC Köln pada 2003, Poldi tercatat pernah menimba ilmu di FC jugend 07 Bergheim dari 1991 hingga 1995. (Sepp Ginz)

0 comments:
Posting Komentar