Minggu, 18 Juli 2010

Lampu Kuning dari Özil


WERDER BREMEN harus siap-siap kehilangan gelandang serang andalan, Mesut Özil. Itu dikarenakan negosiasi perpanjangan kontrak yang dilakukan menemui jalan buntu.

Klaus Allofs, Direktur Olahraga Bremen, mengungkapkan hal itu pada Minggu (18/7). "Sejak hari pertama pasca-Piala Dunia, kami berharap menemukan solusi. Tapi, hingga saat ini, negosiasi yang kami lakukan tak menemukan kata sepakat," terang dia.

Tak tercapainya kata sepakat itu memperbesar kemungkinan Özil untuk hengkang dari Weserstadion. Apalagi, belakangan Real Madrid dikabarkan terus mengejar-ngejar tanda tangannya. Pelatih anyar klub itu, Jose Mourinho, kabarnya sangat ngebet terhadap pemain berumur 21 tahun.

Menurut kabar yang dilansir As, Madrid serius melakukan pendekatan terhadap Özil. El Real bahkan telah mengutus Direktur Umum Jorge Valdano, Direktur Olahraga Miguel Pardeza, dan Direktur Marketing Jose Angel Sanchez untuk bertemu agen Özil, Reza Fazelli.

Menyikapi kemungkinan tak bisa mempertahankan pemainnya, Allofs menyatakan pihaknya sudah siap. "Jika ada pihak lain yang mengajukan tawaran resmi, kami tentu harus memprosesnya. Apalagi jika Mesut dan agennya menginginkan hal itu," jelas Allofs. "Hingga saat ini, belum ada yang menyodorkan tawaran kepada kami."

Bremen memang tak bisa berbuat banyak karena Özil hanya terikat kontrak hingga 30 Juni 2011. Jika tak mau rugi, mereka harus melepas eks penggawa Schalke 04 itu pada musim ini. Apalagi harga Özil tengah melambung tinggi berkat performa apik di Piala Dunia. Berdasarkan transfermarkt.de, harga Özil mencapai 27 juta euro.

Andai bisa melepas dengan harga seperti yang diperkirakan transfermarkt saja, Bremen akan menuai keuntungan besar. Pasalnya, saat diangkut dari Schalke pada Januari 2008, Die Werderaner hanya perlu mengeluarkan uang 4,25 juta euro. Kita tunggu saja apakah lampu kuning itu akan berubah menjadi hijau bagi Bremen atau justru untuk Madrid. (Sepp Ginz)

Foto: www.sportschau.de

0 comments: