Sabtu, 08 Januari 2011

Potensi Konflik Bernama Kraft

RENCANA PERUBAHAN di posisi penjaga gawang yang diusung Louis van Gaal sepertinya tak bakal mulus. Manajemen FC Bayern München belum yakin terhadap kemampuan Thomas Kraft untuk menjadi kiper utama pada paruh kedua nanti. Seperti dilaporkan Sueddeutsche Zeitung dan Münchner Abendzeitung, Direktur Olahraga Christian Nerlinger mengaku sangat terkejut.

Selain Nerlinger, Presiden Uli Hoeneß dan Chairman Karl-Heinz Rummenigge juga ternyata belum mendapat informasi langsung dari Van Gaal tentang rencana tersebut. Ini jelas mencemaskan karena potensial memercikkan konflik antara manajemen dan pelatih yang sempat beberapa kali terjadi sepanjang musim ini.

Potensi itu jelas terbuka mengingat niat Van Gaal memasang Kraft sebagai kiper utama bisa diartikan sebagai penentangan terhadap niat manajemen yang hendak menggaet Manuel Neuer dari FC Schalke 04. Sejauh ini, Van Gaal memang belum menyatakan apa pun secara tegas. "Tunggu saja. Saya memutuskan ketika saya mengatakan hal itu," ujar dia.

Toh, secara tersirat, Van Gaal telah menyampaikan hal itu. "Anak berumur 22 tahun itu (Kraft) termasuk talenta besar. Dia harus dilatih berada di bawah tekanan," terang dia. Itu bisa diartikan, Kraft harus bermain di partai-partai resmi.

Untungnya, Van Gaal punya banyak dukungan. Eks kapten Bayern, Oliver Kahn, memahami rencana pergantian kiper utama itu secara positif. "Ini bukan soal Butt, melainkan lebih ke soal Kraft," terang dia. "Ini juga lebih pada filosofi. Van Gaal punya filosofi sesegera mungkin memberikan kesempatan bermain kepada berlian yang dia temukan."

Ucapan Kahn bukan tanpa fakta. Musim lalu, Van Gaal langsung menempatkan Holger Badstuber dan Thomas Müller di starter. Khusus kiper, ada tiga bukti keberanian Van Gaal. Pertama, dia menjadikan Edwin van der Sar sebagai kiper utama Ajax Amsterdam pada 1993. Saat itu, Van der Sar baru berumur 22 tahun. Kedua, Victor Valdes yang baru berumur 20 tahun diberi kesempatan 14 kali main bersama Barcelona pada musim 2002-03. Ketiga, Sergio Romero diangkat sebagai kiper utama AZ Alkmaar saat berumur 21 tahun pada 2007.

Kahn juga mengakui talenta yang dimiliki Kraft. Dia bahkan tak ragu menyamakan kiper berumur 22 tahun itu dengan sang legenda, Sepp Maier. "Dia punya kecepatan dan gerakan bak kucing yang mengingatkan saya kepada Sepp Maier. Lalu, saat saya berlatih dengan dia, saya tahu bakatnya lebih baik dari Michael Rensing," lanjut Kahn. (Sepp Ginz)

0 comments: