SEJAK KEDATANGAN Steve McClaren sebagai pelatih bari VfL Wolfsburg, Grafite adalah pemain yang teringkir dari tim utama. Torschützenkönig musim 2008-09 itu harus rela berada di bangku cadangan dalam tiga laga pertama musim ini. Dua kali masuk sebagai pengganti, dia harus puas beroperasi di sayap, bukan sebagai striker.
Sebabnya, McClaren mengubah pola baku 4-4-2 ke 4-2-3-1 dengan Edin Džeko sebagai tombak tunggal. Grafite yang tersingkir pun mulai gerah. “Duduk di bangku cadangan adalah hal yang sangat sulit kuterima,” ujar dia.
Untungnya, secercah harapan merekah bagi striker asal Brasil itu. Seiring kegagalan Die Wolfe meraup kemenangan dalam tiga laga pertama, McClaren mulai mempertimbangkan opsi kembali ke pola 4-4-2. Jelang laga versus Hannover 96, pelatih asal Inggris itu sudah menerapkan pola tersebut dalam latihan.
“Kami telah berlatih dengan pola 4-4-2 lagi. Aku berharap bisa kembali ke starting XI pada Sabtu nanti,” harap Grafite.
Dia pantas berharap banyak. Meski ada Marijo Mandzukic yang diboyong dengan harga 7 juta euro, Grafite jelas lebih fasih untuk berduet dengan Džeko. Dalam dua musim terakhir, kolaborasi keduanya terbukti ampuh meneror pertahanan lawan.
Andai dipercaya, Grafite yakin bisa membawa Wolfsburg menuai kemenangan. Meski mengakui Hannover tengah menanjak, dia sangat yakin bisa membawa Die Wolfe mereguk kemenangan pertama. “Laga nanti akan sulit karena Hannover memulai musim dengan baik. Tapi, aku berharap kami menuai tiga angka dan aku bisa menolong tim ini,” pungkas dia. (Sepp Ginz)
Rabu, 15 September 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar