.jpg)
PUNDI GOL sudah mulai diisi saat Hannover 96 menaklukkan Eintracht Frankfurt, namun Didier Ya Konan masih menunggu sesuatu. Striker asal Pantai Gading itu menantikan mimpi berisi wangsit soal nasib klubnya musim ini. Hal itu diungkapkan Ya Konan salam wawancara dengan Neuepresse, Minggu (5/9).
Bukan tanpa alasan Ya Konan mengharapkan hal itu. Musim lalu, dia sempat dua kali mendapatkan mimpi bagus tepat pada malam sebelum laga yang akhirnya dimenangi Hannover.
"Musim lalu, sebelum menghadapi Freiburg dan Bochum, aku bermimpi tentang kemenangan timku," aku Ya Konan. "Mimpi itu kudapatkan setelah aku menelepon istriku, Edwige, sebelum tidur. Lalu, aku membaca alkitab dan memanjatkan doa bagi tim. Aku tahu, Tuhan akan selalu menolongku dalam keadaan sesulit apa pun."
Lebih lanjut, pemain yang diboyong dari Rosenborg dengan harga 400 ribu euro pada musim 2009-10 itu mengaku belum mendapatkan mimpi serupa hingga saat ini. Meski begitu, dia yakin Hannover tak akan terpuruk meski tak lagi diperkuat figur-figur kuat macam Hanno Balitsch, Jiri Stajner, dan Arnold Bruggink. "Tanpa mereka pun, kami tetap tim yang bagus. Aku kira kami mampu berbuat banyak," jelas dia.
Sementara itu, menyangkut prestasi pribadi pada musim ini, Ya Konan memiliki harapan tersendiri. Dia ingin melewati torehan sembilan golnya musim lalu. "Aku ingin mencetak lebih dari sepuluh gol. Aku ingin lebih baik dari musim lalu yang hanya sembilan gol. Satu gol ke gawang Frankfurt adalah titik awal. Selanjutnya, akan lebih banyak gol yang kucetak. Kompetisi masih sangat panjang," tegas dia. (Sepp Ginz)
Foto: Neuepresse

0 comments:
Posting Komentar