POSISI Miroslav Klose sebagai striker utama timnas Jerman bakal bertahan lama. Pelatih Joachim Löw tak melihat ada alasan untuk menggusur striker berumur 32 tahun itu dari starting eleven Der Panzer pada setiap laga. Kehadiran para penyerang yang lebih muda, menurut dia, juga bukan alasan yang tepat.
Löw mengungkapkan hal itu saat diwawancarai oleh Kölner Express sehari sebelum Jerman menghadapi Azerbaijan. "Sejauh ini, Klose telah membuktikan diri sebagai pemain berkelas. Secara otomatis, itu menimbulkan konsekuensi terhadap pemain-pemain seperti Mario Gomez dan Stefan Kießling. Mereka harus lebih bersabar karena saya tak merasa perlu merombak lini depan pada saat ini," papar Löw.
Ucapan pelatih yang telah empat tahun menangani Der Panzer itu punya dasar yang kuat. Performa Klose, terutama di timnas, sangat baik. Di Piala Dunia 2010, dia mampu mencetak empat gol. Lalu, dia pun sangat bisa diandalkan saat tim tengah kesulitan. Gol ke gawang Belgia, Jumat (3/9) adalah salah satu buktinya.
Ditambah keberhasilan merebut kembali tempat utama di tim utama Bayern München pada musim ini, Klose memang laik dipertahankan. Bagaimanapun, meyakinkan pelatih Louis van Gaal yang sangat kritis dalam menilai pemain adalah prestasi tersendiri.
Klose sendiri saat ini sudah termasuk jajaran striker terbaik Jerman sepanjang masa. Torehan golnya di Piala Dunia sudah setara dengan Gerd Müller. Secara keseluruhan, dengan torehan 53 gol, dia kini bertengger di posisi ketiga pencetak gol terbanyak Der Panzer. Dia melewati nama-nama tenar Macam Jürgen Klinsmann dan Rudi Völler. (Sepp Ginz)
Senin, 06 September 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar