Selasa, 28 September 2010

Kembalinya Magische Dreieck


MAGISCHE DREIECK alias “Segitiga Ajaib” adalah julukan yang melekat pada trio milik VfL Wolfsburg saat menjuarai Bundesliga 1 musim 2008-09. Berkat kinerja apik dalam menghasilkan gol dan assist, trio Zvjezdan Misimovic, Edin Džeko, dan Grafite disamakan dengan trio Elbabo (Elber-Balakov-Bobic) milik VfB Stuttgart pada 1990-an.

Kini, Magische Dreieck Wolfsburg kembali bergema. Bedanya, posisi Misimovic diisi Diego. Tak percaya? Lihat saja statistik pemain-pemain Die Wolfe sejauh ini. Total sebelas gol Wolfsburg dicetak oleh ketiga pemain tersebut. Lalu, Diego sudah menyumbang dua assist. Di Bundesliga, tak ada trio yang melebihi kedahsyatan mereka.

Kehebatan mereka diakui Dieter Hoeneß, Manajer Wolfsburg. Saking kagumnya, dia sampai khawatir tim asuhan Steve McClaren jadi terlalu tergantung pada ketiga sosok itu. “Mereka mencuat di tengah krisis yang dialami pada awal musim. Tapi, penting juga bagi kami memiliki banyak pemain dengan naluri gol tinggi. Itu akan membuat pertahanan lawan lebih sulit menahan kami,” ujar dia.

Mencuatnya trio Diego-Grafite-Džeko sendiri tak terlepas dari peran McClaren. Andai pelatih asal itu keras kepala, sangat mungkin trio itu tak akan mencuat. Pasalnya, pada tiga laga pertama musim ini, dia menjadikan Grafite sebagai korban dari pola baru 4-2-3-1 yang diusungnya. Untungnya, seusai menderita tiga kekalahan beruntun, McClaren setuju kembali ke pola lama 4-4-2 diamond dengan Grafite dan Džeko sebagai tombak kembar.

Grafite yang berhasil mencetak brace ke gawang Hannover 96 dan SC Freiburg mengaku sangat bergairah ketika McClaren kembali ke pola lama. “Sistem ini jelas lebih baik bagi kami. Pasalnya, kami telah memainkan pola itu selama tiga musim terakhir,” ujar dia. “Aku harap tren yang ada sekarang bisa terus berlanjut.” Pandangan lebih analitis dikemukakan Hoeneß. Dia menilai pola 4-4-2 membawa keuntungan tersendiri. Menurut dia, keberadaan Grafite membuat tim tak terlalu fokus kepada Džeko.

Kini, bermodal tiga kemenangan bersama trio Diego-Grafite-Džeko, sudah sepantasnya bila para fans Die Wolfe berharap timnya mengulang kesuksesan dua musim silam. (Sepp Ginz)

Foto: Rheinische Post

1 comments:

hawe11 mengatakan...

masih harus dinanti apa segitiga ajaib ini bisa selegendaris Elbabo. memori oh memori...

bagaimana kalau sekalian dibahas soal trio Elbabo, kak redaksi CorBol yang baik?

thx b4..