.jpg)
KARIER dan popularitasnya melesat bak meteor. Dalam waktu satu musim, dia menjelma dari pemain amatir menjadi bintang Piala Dunia. Tapi, kepribadian Thomas Müller ternyata tak berubah. Dia tak terjangkiti sindrom orang kaya baru. Dalam wawancara dengan Express, dia tak segan menyebut uang bukan segalanya.
“Aku rasa uang tidak begitu penting. Selepas Piala Dunia, tak banyak yang berubah dalam hidupku. Aku hanya menikmati kebebasan dalam mengatur keuanganku,” ungkap Müller. “Bagiku, sudah cukup untuk bisa menikmati makanan enak di restoran tanpa perlu berpikir, ‘Apakah aku bisa membelinya?’ Aku tak perlu lima buah mobil dan jam tangan mewah.”
Menyangkut tantangan yang dihadapinya seusai menjalani musim hebat bersama Bayern München dan timnas Jerman, Müller mengaku tak terbebani. Baginya, hal terpenting adalah memelihara ekspektasi pribadi, bukan ekspektasi orang lain. Dia pun tak terlena oleh kegemilangan yang diraih sepanjang musim lalu.
“Aku adalah orang yang bisa dengan cepat melupakan hal yang telah terjadi. Contohnya, aku telah melupakan Piala Dunia hanya tiga pekan setelah semuanya usai. Aku selalu berpegang pada moto ‘Piala Dunia adalah sesuatu yang telah lewat.’” urai Müller lagi. (Sepp Ginz)
Foto: Express

0 comments:
Posting Komentar