Minggu, 20 Februari 2011

Idola Baru Die Geißbocke

ENAM BULAN menganggur tak berarti kehidupan berakhir. Siapa sangka, seseorang yang telah setengah tahun terlunta-lunta tanpa klub justru menjadi idola baru di klub yang baru dibelanya sejak Januari lalu. Dialah Michael Rensing yang tengah menuai puja-puji seiring performa apiknya di bawah mistar 1.FC Köln.

Seusai Köln menuai satu angka dari laga versus TSG 1899 Hoffenheim, Rensing memang dipuji banyak pihak. Dia dinilai sebagai faktor utama keberhasilan Die Geißbocke menghindari kekalahan. Setidaknya ada empat penyelamatan penting yang dibuat pemain berumur 26 tahun itu. "Nilai 1 (sangat baik) untuk dia. Performanya saat tim tertinggal 0-1 sungguh luar biasa," ungkap pelatih Frank Schaefer kepada Kölner Express.

Sementara itu, striker Milivoje Novakovic berujar, "Kami jelas harus berterima kasih kepada dia." Novakovic pantas berucap demikian. Pasalnya, dialah yang membuat Köln tertinggal dalam laga tersebut. Striker jangkung asal Slovenia itu membuat gol bunuh diri.

Pujian juga disampaikan kapten Lukas Podolski yang memberikan banyak rekomendasi kepada manajemen sebelum menarik Rensing sebagai kiper anyar. "Orang-orang kini bisa melihat bahwa Michael adalah kiper yang sangat hebat. Dia siap memberikan banyak kegembiraan buat kami," ucap dia.

Tak hanya teman-teman seklub, lawan pun mengakui kegemilangan eks kiper FC Bayern München tersebut. Menurut striker asal Bosnia-Herzegovina itu, Rensing selalu berada di posisi yang tepat dalam mengantisipasi semua serangan. Itu pula yang membuat dia gagal mencetak gol.

Menanggapi semua pujian itu, Rensing tak lantas jemawa. Dia tetap merendah. "Aku hanyalah bagian kecil dari tim yang berhasil menuai poin dari Hoffenheim," ucap dia. Sebuah sikap yang membuat dia pantas dimasukkan ke dalam jajaran idola publik Die Geißbocke bersama Podolski dan Novakovic. (Sepp Ginz)

0 comments: