Senin, 11 Oktober 2010

Der Panzer Belajar dari Bulutangkis


PELAJARAN BERHARGA bisa didapatkan dari siapa pun dan di mana pun. Itu pula yang dipraktikkan dokter timnas Jerman, Tim Meyer. Guna mengatasi masalah jetlag yang dialami para penggawa Der Panzer, dia mengadopsi cara yang biasa dilakukan para atlet bulutangkis.

Cara tersebut adalah dengan tak mengubah jam menyesuaikan waktu setempat. Terapi inilah yang tengah dilakukan Philipp Lahm cs di Kazakhstan. Meski berada di wilayah yang waktunya lebih cepat empat jam dibanding Jerman, mereka tetap berlaku seolah-olah tengah berada di Jerman. “Seluruh jadwal disusun seakan-akan kami tetap berada di Jerman,” terang Manajer Oliver Bierhoff.

Guna mendukung terapi ini, semua jendela kamar para pemain selalu dipasangi tirai sehingga mereka tak tahu persis perubahan siang ke malam dan sebaliknya. Selain itu, mereka pun meminta para pegawai hotel yang ditinggali untuk melakukan pelayanan sesuai waktu Jerman.

Menurut Bierhoff, terapi anti-jetlag ini dilakukan agar para pemain tak terganggu siklus kesehariannya ketika kembali ke Jerman sehingga tak perlu adaptasi ulang terhadap jadwal latihan yang telah disusun oleh klub masing-masing. (Sepp Ginz)

Foto: Westline

0 comments: