.jpg)
VfB STUTTGART sepertinya punya tradisi baru. Setiap kali menemui kegagalan, jajaran teras klub itu kontan menjawab dengan memecat pelatih. Selasa (13/10), gara-gara terdampar di dasar klasemen dengan hanya memetik tiga angka dari tujuh laga, pelatih Christian Gross resmi didepak dari Mercedes Benz Arena.
“Setelah melalui analisis menyeluruh terhadap prestasi tim, hari ini, kami secara efektif membebastugaskan Christian Gross dari tugasnya sebagai pelatih kepala VfB Stuttgart,” bilang pernyataan resmi Die Schwaben.
Sebagai pengganti Gross, untuk sementara, Jens Keller yang menangani Cacau cs untuk menghadapi FC Schalke 04 pada Sabtu nanti. Sementara itu, rumor yang berkembang dalam sepekan terakhir menyebutkan Christoph Daum dan Krassimir Balakov sebagai kandidat kuat pelatih anyar Stuttgart. Belakangan, nama Jürgen Klinsmann juga mulai diapungkan.
Nasib Gross sama persis dengan pendahulunya, Markus Babbel. Mengambil alih kendali dari Babbel pada 6 Desember 2009, Gross berhasil membawa Stuttgart dari zona degradasi ke zona Europa League. Namun, pada musim berikutnya, dia justru gagal meneruskan sentuhan midasnya.
Prestasi Babbel malah lebih hebat. Saat menggantikan Armin Veh pada 18 November 2008, dia membawa Die Schwaben bergerak dari peringkat ke-14 ke peringkat ke-3. Namun, pada musim berikutnya, dia didepak saat Stuttgart terdampar di posisi ke-15 pada awal Desember 2009.
Bagi Gross, pemecatan itu sungguh sangat pahit karena membuktikan para petinggi Stuttgart lebih senang berspekulasi dibandingkan mendengar imbauan dari pelbagai pihak. Sehari sebelum Gross dipecat, Babbel sudah angkat suara. Menurut dia, salah besar jika Gross yang dijadikan kambing hitam.
“Setiap pemain VfB harus bertanya kepada diri sendiri apakah mereka sudah memberikan segalanya bagi klub. Pasti ada yang tidak benar jika setiap tahun harus berganti pelatih. Pertama-tama (Armin) Veh, lalu saya, sekarang (Christian) Gross,” tegas dia dalam wawancara dengan Berliner Kurier.
Dari dalam tim sendiri, striker Cacau sudah memberikan dukungan kuat bagi pelatih asal Swiss tersebut. Dalam wawancara dengan fussball.de, dia yakin Gross mampu membawa tim keluar dari krisis. Salah satu yang menjadi masalah, menurut dia, adalah tidak adanya hierarki yang jelas di tim selepas kepergian Jens Lehmann dan Sami Khedira. (Sepp Ginz)
Foto: Rheinische Post

0 comments:
Posting Komentar