Senin, 25 Oktober 2010

Resep Rahasia Dutt


SC FREIBURG pada musim ini terbilang stabil. Sejak spieltag ke-1, tim asuhan Robin Dutt tak pernah absen mencetak gol. Lain dari itu, mereka pun tak pernah keluar dari 10-besar sejak spieltag ke-3. Bagi tim yang musim lalu finis di posisi ke-14, itu jelas prestasi tersendiri. Pertanyaannya, apa sih yang membuat mereka demikian gemilang?

Jawabannya sederhana: harmonisasi. Setidaknya, itulah pengakuan Dutt. Menurut pelatih berdarah India itu, hal terpenting dalam mewujudkan harmoni di antara para pemain adalah komunikasi yang intensif.

“Seseorang yang tak mau berbicara dalam bahasa tim, salah satunya tentu bahasa yang digunakan sehari-hari, tidak punya tempat di sini,” ungkap Dutt. “Kami selalu mengharuskan para pemain menguasai bahasa Jerman. Mereka yang belum bisa harus belajar dua atau tiga kali seminggu.”

Hal itu, menurut Dutt, sangat penting agar dirinya bisa melakukan pembicaraan empat mata dengan semua pemain. Saya selalu ingin berbicara empat mata dengan pemain secepat mungkin,” terang dia lagi.

Tuntutan untuk bisa menguasai bahasa Jerman itu pun bukan hanya ditujukan untuk mempermudah komunikasi di lapangan. Dutt berpandnagan, hal itu pun akan membantu para pemain menjalani kehidupan pribadi dan sosial dengan baik.

“Para pemain harus merasa nyaman saat berada di luar klub, tak terkecuiali ketika mereka berhubungan dengan tukang roti dan pelayan di stasiun pengisian bahan bakar. Keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi sangatlah menguntungkan bagi siapa pun,” pungkas dia seperti dikutip Badische Zeitung. (Sepp Ginz)

Foto: Badische Zeitung

0 comments: