Senin, 18 Oktober 2010

Poldi Tuai Kecaman


LUKAS PODOLSKI mulai menuai badai dari kecaman kerasnya kepada manajemen 1.FC Köln pada pekan lalu. Ulahnya dikecam habis oleh Huub Stevens, eks pelatih Die Geißbocke. Dalam kolomnya di Sport1, pelatih asal Belanda itu menyarankan Poldi untuk tak terlalu bicara banyak.

“Komentarnya itu menjadi badai baru di tengah klub yang tengah berjuang keras lolos dari zona degradasi,” ucap Stevens. “Poldi seharusnya berkonsentrasi pada performanya. Berbekal kualitas yang dimiliki, dia akan sangat berguna untuk menolong tim.”

Kecaman lain datang dari Udo Lattek. Bedanya, pelatih legendaris Bayern München itu menyoroti provokasi yang dilakukan kepada Nuri Sahin saat Köln berhadapan dengan Borussia Dortmund, Jumat (15/10). Setelah mencetak gol penyeimbang, dia mengacungkan tiga jari kanan dengan telunjuk dan ibu jari tangan kiri membentuk angka nol di depan Sahin seolah ingin mengingatkan skor akhir Jerman vs Turki. Provokasi itu dibalas oleh Sahin saat dirinya menjadi penentu kemenangan Dortmund.

“Saya sungguh tak mengerti arti provokasi Poldi di tengah situasi buruk yang dialami Köln saat ini. Saya juga tak mengerti dan rasanya tidak benar bila dia mengatakan mulai berpikir tentang masa depannya,” ulas Lattek.

Dari pihak klub, Manajer Michael Meier sudah merencanakan memanggil Poldi untuk menjelaskan segala tindak-tanduknya yang nyeleneh akhir-akhir ini, terutama kecaman pedasnya kepada klub. “Dia harus menjelaskan banyak hal kepada saya. Tapi, tentu saja hal itu akan dilakukan secara internal,” jelas Meier. (Sepp Ginz)

Foto: Die Welt

0 comments: