
SEMPAT menuai pujian karena menunjukkan performa apik selama menjalani pramusim, “penyakit” lama Marko Arnautovic kambuh. Dalam game yang digelar oleh pelatih Thomas Schaaf, dia menunjukkan sikap tak terpuji saat Schaaf yang betrindak sebagai wasit membuat putusan. Arnautovic membanting bola!
Sebagai akibatnya, striker asal Austria itu dihukum push up sepuluh kali. Namun, karena melakukannya dengan tidak serius, Schaaf menambah hukuman dengan menyuruh eks striker FC Twente Enschede itu berlari mengelilingi lapangan. “Dalam pertandingan resmi, itu bisa berbuah kartu kuning,” jelas Schaaf.
Sebelumnya, Arnautovic juga menunjukkan sikap tak terpuji kala Bremen beruji coba menghadapi Szombathelyi Haladas, 29 Juli lalu. Saat kehilangan bola, dia merentangkan kedua tangan lebar-lebar sambil menatap wasit. Lalu, dia menarik kausnya hingga menutupi kepala.
Itu sebabnya, dalam sebuah wawancara, kapten Torsten Frings tak segan memberikan peringatan kepada Arnautovic. “Dia memang punya kemampuan bagus, tapi dia juga punya keunikan yang harus dikurangi, apalagi di Bremen. Dia harus menekan arogansinya!” tegas Frings.
Perilaku negatif tersebut mengingatkan publik pada ucapan Jose Mourinho, eks pelatih Inter Milan yang tak memberikan tempat kepada Arnautovic pada musim lalu. Dalam sebuah kesempatan, Mourinho berucap, “Arnautovic itu punya sifat kekanak-kanakan.”
Meski begitu, Schaaf tak seperti Mourinho yang lantas membenci pemain berumur 21 tahun itu. “Dia tahu persis kemampuannya. Publik Bremen kini sangat berharap kepada dia. Saya akan berusaha memperbaiki perilakunya sehingga semua orang Bremen jatuh hati kepada dia,” pungkas Schaaf. (Sepp Ginz)
Foto: Weser Kurier

0 comments:
Posting Komentar