SATU SETENGAH musim berada di Bayer Leverkusen, Toni Kroos meninggalkan kesan mendalam. Setidaknya, itulah yang dirasakan Patrick Helmes. Setelah Kroos kembali ke Bayern München, eks striker 1.FC Köln itu merasa sangat kehilangan.
“Kepergian Toni adalah kehilangan besar bagi kami. Dia telah sangat menyatu dengan tim dan memberi bantuan yang sangat besar. Sayangnya, dia harus kembali ke Bayern. Sungguh sangat disesalkan karena dia telah mampu membuat ikatan yang kuat dengan tim,” urai Helmes.
Hal yang sangat berkesan dari keberadaan Kroos selama di Leverkusen, menurut Helmes, adalah suasana latihan yang sangat hidup. Kroos dikenal sangat antusias dan kerap menampilkan kelihaiannya saat berlatih. “Aku berharap dia kembali melakukan itu di Bayern. Itu akan membuat dia eksis di sana,” harap striker berumur 26 tahun itu.
Jelang akhir musim lalu, Kroos sebenarnya hampir saja bertahan di BayArena. Kubu Leverkusen telah menyiapkan sejumlah uang untuk membelinya secara permanen. Namun, semuanya mentah karena pelatih Bayern, Louis van Gaal, dan Presiden Uli Hoeneß berhasil meyakinkan Kroos untuk kembali ke FC Hollywood. (Sepp Ginz)
Rabu, 11 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar