Minggu, 15 Agustus 2010

Rahasia Air Mata Van Bommel


MARK VAN BOMMEL adalah sosok yang sangat garang di lapangan. Dia tak pernah punya kompromi dalam menjaga daerahnya. Namun, sesaat sebelum laga versus Real Madrid, Jumat (13/8), ada air mata berlinang.

Selidik punya selidik, itu disebabkan oleh foto seorang anak perempuan yang dibawanya ke tengah lapangan. Anak bernama Debbie Sassen dari Düsseldorf itu telah hilang sejak 1996 saat berumur 8 tahun.

"Aku telah dua kali melihat foto itu dan sebelumnya juga membaca bahwa ada 100.000 anak-anak yang hilang di Jerman setiap tahunnya dan 15.000 di antaranya tak diketahui rimbanya," ungkap Van Bommel.

Adapun hal yang membuat gelandang bertahan asal Belanda itu tak mampu menahan air mata adalah bayangan bila hal itu terjadi pada salah satu anaknya. "Aku punya tiga anak di rumah. Tiba-tiba saja aku teringat, apa jadinya jika itu terjadi pada mereka. Itulah yang membuatku air mataku mengalir dan tak bisa kutahan," papar dia.

Foto Debbie Sassen dibawa ke tengah lapangan sebagai bentuk dukungan Bayern terhadap kampanye "Jerman menemukan kamu" yang digalakkan organisasi Initiative Vermisste Kinder sejak 1997. "Kami berharap, berkaitan dengan konteks pertandingan, akan banyak orang yang melihatnya. Jika berhasil membuat orang tua menemukan anaknya, itu akan menjadi kesuksesan tersendiri bagi kami," ungkap Chief Executive Karl-Heinz Rummenigge. (Sepp Ginz)

Foto: TZ München

0 comments: