
FRANZ BECKENBAUER pantas kecewa. Sosok berjuluk Der Kaiser itu tak mendapatkan kado manis dari Bayern München dalam laga perpisahannya di Stadion Allianz Arena, Jumat (13/8). Pasukan Louis van Gaal takluk 2-4 dari Real Madrid dalam drama adu penalti.
Bintang kemenangan El Real pada laga yang berlangsung sangat seru dan diwarnai saling serang itu adalah Iker Casillas. Dalam adu penalti, dia menahan eksekusi Hamit Altintop dan Edson Braafheid.
Sebelumnya, pada waktu normal, Casillas juga menunjukkan kelasnya sebagai kiper terbaik dunia. Pada menit ke-8, dia menepis tendangan penalti Holger Badstuber. Lalu, sepakan Thomas Müller menyambut bola muntah tepisannya juga masih bisa diamankan dengan baik. Jelang akhir babak pertama, giliran peluang emas Franck Ribery dan Miroslav Klose yang dimentahkan oleh Casillas.
Sementara itu, peluang terbaik Real tercipta pada menit ke-79 lewat Cristiano Ronaldo. Sundulannya dari jarak lima meter menyambut umpan silang Karim Benzema berhasil ditepis ke atas mistar oleh Thomas Kraft yang menggantikan Hans-Jörg Butt seusai jeda babak pertama. Sebelumnya, pada menit ke-62, Kraft juga menepis tendangan keras Angel di Maria.
Kemenangan itu memiliki arti sangat besar bagi Jose Mourinho, entrenador anyar El Real. Itu adalah kemenangan kedua pelatih berkebangsaan Portugal tersebut atas eks mentornya semasa di Barcelona, Van Gaal. Sebelumnya, Mei lalu, dia menang saat mendampingi Inter Milan di final Liga Champions.
Meski kalah, Bayern tak perlu terlalu kecewa. Turun tanpa beberapa pemain terbaiknya, mereka justru menguasai permainan dan mencetak lebih banyak peluang. Van Gaal pribadi memang tak terlalu mementingkan laga ini. Buktinya, dia memilih tak memainkan Philipp Lahm, Ivica Olic, dan mencadangkan Bastian Schweinsteiger. Dia pun memberikan kesempatan kepada Nicolas Jüllich dan Maximillian Haas dari tim amatir.
Tak heran bila Mark van Bommel tidak terlalu meratapi hasil itu. "Ini tidak terlalu buruk buat kami. Sekarang, fokus utama adalah menatap kompetisi yang sebenarnya," ungkap dia.
Van Bommel pantas berkata demikian. Senin (16/8), mereka harus menjalani laga versus Germania Windeck di Babak I DFB Pokal. Lalu, empat hari kemudian, Bayern akan membuka Bundesliga 1 musim 2010-11 dengan menghadapi VfL Wolfsburg.
Sebelum laga berlangsung, 69.000 penonton yang menyesaki Allianz Arena menjadi saksi mata penyerahan dua trofi dari Kicker. Satu untuk Louis van Gaal sebagai pelatih terbaik, satu lagi bagi Arjen Robben yang terpilih sebagai pemain terbaik versi Verband Deutscher Sportjournalisten (VDS). (Sepp Ginz)
Foto: Der Spiegel
Bayern 0-0 Madrid
(Madrid menang adu penalti 4-2)
Adu penalti:
0-1: Ronaldo
1-1: Badstuber
1-2: Van der Vaart
1-2: Altintop (gagal)
1-3: Xabi Alonso
2-3: Ottl
2-4: Benzema
2-4: Braafheid (gagal)
FC Bayern München:
Hans-Jörg Butt (Thomas Kraft 46) --- Nicolas Jüllich, Daniel van Buyten, Holger Badstuber, Diego Contento (Edson Braafheid 46') --- Mark van Bommel (Andreas Ottl 59'), Danijel Pranjic (Maximillian Haas 72')--- Jose Sosa (Bastian Schweinsteiger 59'), Thomas Müller, Franck Ribery (Hamit Altintop 59') --- Miroslav Klose
Real Madrid:
Iker Casillas --- Sergio Ramos (Lassana Diarra 58'), Ricardo Carvalho (Esteban Granero 88), Ezequiel Garay (Raul Albiol 45'), Marcelo (Royston Drenthe 86) --- Sergio Canales (Rafael van der Vaart 58'), Xabi Alonso, Sami Khedira, Pedro Leon (Angel di Maria 58') --- Cristiano Ronaldo --- Gonzalo Higuain (Karim Benzema 58')
Wasit: Wolfgang Stark
Stadion: Allianz Arena (München)
Penonton: 69.000

0 comments:
Posting Komentar